Di era digital seperti saat ini, sosial media menjadi salah satu media yang banyak digunakan oleh para pebisnis untuk mempromosikan dan memasarkan produk/jasa. Cara ini terbilang cukup efektif karena mudah dilakukan, tidak mengeluarkan uang sepeserpun, dan menjangkau semua semua orang di dunia maya. Sayangnya, ada banyak pebisnis yang gagal menjalankan cara ini karena mereka hanya berfokus pada mendapatkan penjualan sebanyak mungkin, tanpa peduli teman/pengikutnya di sosial media. Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda juga menggunakan akun sosial media Anda untuk mempromosikan dan memasarkan produk? Jika iya, apakah cara ini berhasil? Jika Anda menjawab belum sepenuhnya berhasil, ada baiknya untuk melakukan jurus-jurus memaksimalkan sosial media marketing di bawah ini:

sosialmedia

Berikan kesan pertama yang meyakinkan

Apakah foto profil di akun sosial media Anda menggunakan foto yang bukan foto asli Anda? Jika iya, ada baiknya untuk mengganti foto tersebut dengan foto asli Anda. Mengapa? Calon pembeli wajib tahu siapa yang menawarkan produk kepada mereka. Jika mereka mengetahui wajah Anda, ada kemungkinan mereka untuk mempercayai apa yang Anda tawarkan. Ingat untuk tidak memajang foto-foto yang berlebihan (alay). Pastikan foto profil Anda terlihat rapi dan menjanjikan.

Mengupdate status secara berkala

Ada banyak pebisnis yang menerapkan strategi pemasaran melalui sosial media mengupdate status berupa gambar, video, atau kalimat-kalimat bernada promosi secara terus menerus dan menandai teman/pengikut mereka di dalamnya. Hal ini jelas tidak dibenarkan karena calon pembeli akan merasa tidak senang sehingga menghapus pertemanan atau berhenti mengikuti Anda. Lalu apa yang sebaiknya dilakukan? Cukup melakukan promosi satu atau dua kali dalam seminggu, sisanya update status terbaru yang tidak berkaitan dengan promosi atau iklan produk. Dengan begitu, calon pembeli bisa lebih dekat dengan Anda dan Anda bisa memperbanyak teman jika status Anda dibagikan atau disukai oleh banyak orang.

Di samping itu, tak ada salahnya jika Anda juga membagi dan menyukai akun sosial media yang cukup banyak teman/followernya. Cara ini bisa membuat si pemilik aku merasa tersanjung dan melakukan hal yang sama terhadap status Anda.

Social media buttons

Tanggapi semua komentar dengan baik dan bijaksana

Pembeli adalah raja. Mungkin Anda sering atau mendengar kalimat tersebut. Sayangnya, para pebisnis di luar sana tidak menganggap pembeli seperti itu. Memang, calon pembeli yang sering tanya-tanya, tapi tidak jadi membeli itu sedikit menyebalkan. Sadari, dalam dunia bisnis hal itu sering sekali terjadi dan sudah menjadi suatu yang lumrah. Untuk itu, ketika Anda melihat bahwa ada banyak komentar di status Anda baik itu yang bersifat promosi ataupun tidak, berikan tanggapan sebaik dan sebijak mungkin. Perlu Anda ketahui bahwa respon Anda tidak hanya bermakna pada orang yang berkomentar, tapi juga teman/follower Anda yang melihat respon tersebut. Bayangkan, jika Anda menulis kata-kata kasar dan kemudian semua teman/follower Anda membacanya, sudah pasti Anda akan dianggap pebisnis yang tidak profesional dan bersiaplah kehilangan calon pembeli Anda.

Mengakrabkan diri dengan calon pembeli

Ini artinya adalah Anda harus memahami siapa saja calon pembeli Anda supaya Anda mengetahui apa yang mereka inginkan. Caranya? Memberikan komentar pada status mereka dan mengupdate status berupa pertanyaan untuk melihat respon dan berinteraksi dengan mereka. Di samping itu, berikan juga tips bermanfaat untuk mengakrabkan diri dengan mereka. Misalnya, jika Anda berjualan sepatu futsal, Anda bisa mengupdate status mengenai tips membeli sepatu futsal yang baik. Jika mereka mengomentari kiriman Anda, tanggapi dengan baik, oke!