tanya fTerkadang, judul di atas kerap menjadi pertanyaan para pebisnis online. Penjualan online yang bersifat semu menjadikan bisnis ini tidak bisa dipantau dengan jelas. Mereka tidak pernah tahu pasti, apakah iklan yang dibuat benar-benar dilihat atau diabaikan setelah membuka situs. Bagi penjual online yang menerapkan program PPC, tentu akan sangat merugi bila iklan yang dimuat hanya diclick tanpa dilirik. Begitupun dengan pemilik website. Web hosting harus tetap dibayar, sementara penjualan sepi. Untuk itu, mari mencari tahu apakah pemasaran online yang diterapkan selama ini telah berjalan efektif atau tidak dengan cara di bawah ini:

Mengetahui target pemasaran

Sebagai seorang pedagang, Anda harus mengetahui siapa target pemasaran produk. Dengan begitu, Anda bisa menanyakan apakah mereka mengenal produk. Tujuannya untuk mengetahui seberapa populer produk Anda di mata masyarakat. Selain menanyakan langsung, Anda pun bisa mengetikkan kata kunci ‘nama produk Anda’ di mesin pencarian. Bila berada pada posisi teratas, hal itu menandakan produk Anda banyak dicari pengguna internet. Sebaliknya, bila produk Anda tidak ditemukan di halaman manapun, mengartikan produk tidak cukup populer.

Mengenal media online yang digunakan

Internet aTidak hanya sebatas menggunakannya saja, Anda pun harus mengenal media online yang digunakan. Tujuannya agar Anda dapat mengendalikannya dengan baik. Sifat-sifat dari media online itu berbeda-beda, ada yang mudah dan sulit untuk dikendalikan. Dari banyak media sosial yang ada, Twitter yang cukup sulit dikelola. Hal itu dikarenakan Anda harus mengetik hashtag dengan benar bila tidak ingin ‘salah alamat’. Begitupun dengan media online lainnya, seperti website, email, dan blog. Dengan mengenali karakter media online tersebut, Anda bisa mengukur seberapa efektif iklan yang Anda muat dapat merayu pengguna internet.

Mengukur pengaruh brand awareness produk lain di pasaran

Selain mengetahui popularitas produk sendiri, Anda pun harus mengintip kesuksesan produk lain yang sejenis. Bila brand awareness produk pesaing Anda lebih dikenal masyarakat, cari tahu apa kelebihan mereka untuk memperbaiki diri. Bila perlu, Anda menerapkan strategi pemasaran yang lebih jitu dari pesaing. Dengan mengukur brand awarenes produk pesaing, Anda dapat mengetahui produk Anda berada pada level keberapa. Hal ini dapat dijadikan motivasi untuk meningkatkan kualitas produk dan menerapkan strategi pemasaran yang tepat.

Menganalisis keseimbangan promosi dan penjualan

Sebagian pengusaha cenderung melakukan promosi gila-gilaan di awal usaha untuk menarik perhatian calon pembeli. Berbeda dengan perusahaan offline yang laris manis saat ada promo, masyarakat cenderung belum mempercayai perusahaan online karena rawan penipuan. Akibatnya, promosi yang dilakukan tak berbuah manis karena penjualan yang masih sedikit. Bila hal ini terjadi pada usaha Anda, sebaiknya segera lakukan analisis penyebab gagalnya program promosi. Bila penjualan lebih besar dari pengeluaran untuk promosi, hal itu berarti pemasaran online yang dilakukan selama ini menuai hasil yang memuaskan.

Apakah telah menemukan jawaban untuk pertanyaan Anda dari ulasan singkat di atas? Jika belum, Anda bisa menuliskan alasannya di kolom komentar di bawah. Kami akan membantu menganalisisnya untuk Anda. Semoga informasi ini bermanfaat. Terimakasih atas kunjungannya. 🙂